Ceritanya, Tambahan BhOngka (6)

1162 Kata

"Bhoo." "Ya?" "Aku berangkat ya?" "Ke mana?" "Lho, kok tanya lagi. Semalam kan udah okay pas aku bilang mau mantau photoshoot model buat K-Kafe." "Ih!" Aku langsung menghentikan rutinitas memotong kuku, dan mendongak untuk menatapnya sungguh-sungguh. "Sekarang banget, Ka?" "Iya. Sesuai jadwal, Sayang." "Berapa lama?" Dia malah terkekeh sambil menyugar rambut keritingnya. "Kadar cemburumu semakin hari semakin meningkat, kamu nggak merasa perlu dipikirkan ulang, Bhoo?" "Siapa yang cemburu? Aku tanya!" "Okay, okay. Nggak cemburu," katanya nyengir lebar. "Maaf ya, udah sembarangan nuduh. Aku nggak bisa janjiin berapa lama. Tapi yang pasti, selesai itu, aku nggak punya janji lain. Mau ditemenin ke mana, Bhoo?" Sekarang, gantian aku yang nyengir lebar. Siapa bilang aku tuh cemburua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN