DUA PULUH

2047 Kata

Kuberitahu, ternyata menyesal jauh lebih buruk dari diremehkan. Sudah seminggu sejak penolakan termanis dalam hidup. Dan, aku sungguh mendapatkan sumpah dari Sarah; kacau. Makin buruk. Penuh penyesalan. Hari-hariku nggak lebih baik daripada putus sama Niko waktu itu. Semuanya makin menggila karena seminggu ini aku merasa lagi diikutin orang. Maksudku gini lho, kamu takut nggak sih kalau setiap hari disapa satpam kantor dan dikasih bekal yang dia nggak mau bilang dari siapa. Belum lagi kemarin pulang pas lagi hujan, Satpam itu kasih payung padahal aku udah punya sendiri. Waktu aku bilang begitu, dia dengan santainya jawab, "Kata yang titip, kalau Mbak Bhoomi udah punya payung sendiri, yang ini buat mayungin hati Mbak Bhoomi aja." Nyebelin, kaaaan? Aku rasa mau gila. Makin gila karena

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN