THIRTY EIGHT

1703 Kata

                Tubuhnya merosot ke lantai, kakinya sudah tidak sanggup lagi menopang beban tubuhnya sendiri. Aira menangis dan memendamkan kepalanya diantara kedua lipatan kakinya. Ia masih memegang surat yang tadi dikirimkan oleh Revan dan di sebelahnya masih ada bunga untuknya. Lia yang baru saja datang dari toko buah melihat Aira yang sedang tertunduk dalam dan menangis sambil memeluk rangkaian bunga yang Lando kirimkan melalui Revan barusan. Lia langsung menghampiri adiknya dengan wajah kebingungan dan panik. “Ra, kamu kenapa?” tanya Lia panik. “Revan ke sini dan menyampaikan ini Mba,” kata Aira sambil menangis dan memberikan surat yang Lando tulis untuknya.                 Aira membiarkan untuk Lia membaca surat dari mantan kekasihnya itu. Lia kemudian memeluk Aira dengan sayang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN