“Lokan bisa ketemuin dia langsung. Lo tau kampusnya, rumahnya bahkan nomor managernya juga lo tau. Kenapa harus minta bantuan gw? Lagi juga lo bukannya udah nikah sama Lira, si cewe tukang bolos itu! Kenapa masih sibuk urusin Aira?” kata Wafda masih berusaha setenang mungkin. Walaupun terdengar dari nada bicaranya jika Wafda sama sekali tidak suka dengan permintaan Lando ini. “Banyak yang harus gw jelasin, Wafd ke dia. Gw masih belum berhasil nemuin dia. Gw kangen banget sama Aira. Gw harus jelasin semuanya ke dia. Tentang gw, tentang Lira. Dan selama ini gw ga pernah bisa dan berhasil nemuin dia. Orang satu-satunya yang bisa gw mintai tolong sekarang ini adalah lo. Walaupun gw sebenernya juga ga tau apakah lo mau bantu gw atau ga,” kata Lando semakin putus asa setelah mendengar jawab

