Aira menahan tangan Lando. Tapi, Lando tidak menyerah begitu saja. Ia kemudian menahan tangan Aira dan membuka kancing kemeja berwarna peach. Kini, seluruh kancing kemeja Aira telah terbuka. Hingga, memperlihatkan dua bukit kembar yang hanya tertutup oleh braa hitam yang ia kenakan. Sehingga membuat kulit Aira semakin kontras dan terlihat mulus ... jantungnya semakin berdegup kencang Lando mulai mengecup leher jenjang milik Aira. Bahkan dalam daada Aira ia menginginkan disentuh lebih dari sekedar itu. Namun hati dan fikirannya bertolak belakang. “Lando jangan!” kata Aira memberontak. “Aku hanya ingin melihat lukamu, Aira.” Sambil terus mengecup leher Aira lagi dan lagi. “Aku mohon jangan!” ia terus memberontak dan ada permohonan di sana. Kemudian Aira berhasil meloloskan diri dari Lan

