AUTHOR POV Persiapan launching produk baru telah dirancang dan disiapkan dengan matang. Suasana kantor yang semakin sibuk justru membuat Reva bahagia. Walau terasa melelahkan, nyatanya kehadiran Dika di sekitarnya menjadi alasan Reva betah untuk lama-lama berada di kantor. Ya...walau baru beberapa hari rasanya agak menggelikan jika Reva menyebut ia tengah dimabuk cinta. Tapi Reva juga sadar akan hal itu. Ternyata hal-hal alay yang dihindarinya dulu terjadi juga padanya kini. Seperti mengirim foto sebelum tidur, saat menyantap makan siang, atau hal-hal kecil yang Reva pikir menjijikkan. Tapi justru kini ia menikmatinya. "Re, tolong ya nanti bahan presentasinya dirapihin lagi. Kemarin udah dikirim kan sama Haris?" tanya Dika saat melihat Reva tengah duduk di kursinya. Reva yang sudah hap

