"Jadi, apa tujuan Papa datang kemari?" Geo menatap ayah kandungnya dengan sinis. Tangannya mengepal melihat Alzam yang kembali duduk dengan tenang dan tersenyum culas. "Kamu masih tanya kedatangan Papa kemari? Tentu saja untuk meminta Rian menjadi penerus perusahaan Papa. Kamu pasti bersedia bukan?" Rian tidak menjawab. Ia yakin ia bisa. Sebab Papanya memasukkan ia dalam jurusan bisnis karena Papanya ingin ia dan Gean bisa meneruskan usaha yang dibuat Papanya atau nanti permintaan Kakek mereka turun. Dan ternyata Kakeknya sudah menurunkan permintaannya. Tapi, untuk saat ini, Rian benar-benar tidak mau. Bukan karena tidak mampu, hanya saja saat ini Rian merasa tidak adil. Di mana adiknya tengah berusaha mengembalikkan kembali kepercayaan para tetua, dirinya malah bersenang-senang dengan m

