IP-81

1192 Kata

Setelah kejadian itu, hubungan Abrisam dan juga Selena merenggang. Abrisam yang entah kenapa memilih diam dan bungkam atas ungkapan cinta Rania. Begitu juga dengan Rania, yang menganggap dirinya tidak tahu malu karena mengatakan hal itu. Harusnya dia sabar sedikit saja, menahan diri untuk tidak mengatakan hal yang menjijikkan seperti itu. Sudah tau, pria itu belum juga selesai dengan masa lalunya, sedangkan Rania menuntut untuk dicintai. Bukannya itu konyol? Menyibukkan memasak di dapur, tanpa sadar Rania malah memotong jarinya sendiri. Wanita itu berteriak kecil, hingga membuat Mbok Atun yang ada di sampingnya menoleh kaget, melihat tangan Rania yang sudah mengeluarkan darah segar di atas temenan. "Ya Tuhan … Nona Rana!!" pekik Mbok Atun. Selena yang mendengar hal itu langsung ber

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN