IP-14

1737 Kata

Bagas menoleh ketika namanya dipanggil dengan nada tinggi. Dia pun langsung menatap Selena yang masih berdiri di samping Rania. “Loh … Tante kenapa nyalahin Bagas?” katanya tak terima. “Kamu yang nguping dari tadi kenapa nggak bilang kalau mereka mau itu. Tau begini kan Tante nggak ganggu mereka.” “Tapi kan Tante nggak tanya. Waktu Bagas mau ngasih tau, Tante keburu teriak.” Tapi tetap saja ini semua salah bagas, jika pria itu mengatakan dari awal. Mungkin Selena juga tidak akan mengganggu acara mereka, dia akan menunggu Abrisam dan juga menantunya untuk keluar kamar setelah ritual malam pertama. Lagian Selena juga ingin sekali menimang cucu, dia ingin mendengar tangisan bayi. Kalau sampai menantunya itu hamil dan memiliki anak. Sudah dipastikan Selena akan pindah ke rumah ini demi ber

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN