ADNAN DAN AILEENA | 54

1878 Kata

    “ADNAN KAMU KOK JELEK BANGAT SIH!”     “ADNAN KOK DISINI KAMU DEKIL BANGAT!”     “IH MASA BAPAK ACIL INGUSAN!”     “YAAMPUN PUNYA DOSA APA AKU DI MASA LALU PUNYA SUAMI KAYAK KAMU!”     Adnan hanya bisa menghela napasnya berkali-kali melihat Aileena yang menghujatnya dengan berteriak padahal Adnan sedang duduk di samping wanita itu. Aileena sedari tadi sibuk membuka album foto keramat Adnan, peninggalan satu-satunya dari ibunya yang Adnan simpan di lemari paling bawah agar tidak mudah di temukan. Tapi emang benar kata pepatah, sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga, sepandai-pandainya Adnan menyembunyikan aib akan ketahuan Aileena juga.     “Aku duduk di samping kamu loh, Beb. Kalau mau menghujat nggak usah pake teriak segala dong, pengen bangat bikin aku malu!” seru Ad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN