Nasib Yang Buruk

1479 Kata

Di dalam lift kini ada Rico, Kaleid dan juga Carol, selama ini Rico belum pernah melihat Carol minum hingga semabuk ini. Kedua orang pria itu menggepit Carol di tengah karena wanita itu antara sadar dan tidak sadar, karena sesekali dia masih bergumam kecil. Sampai di pelataran hotel mereka masih menunggu sang supir datang, tak berapa lama dari kejauhan Kaleid melihat mobilnya datang. Kaleid melonggarkan pegangan nya di pinggang Carol dan membuka pintu saat mobilnya sudah berada di depan mereka. "Aku masuk dulu ke dalam tuan, tuntun lah nona Carol setelahnya" memberi arahan kepada Rico yang mulai kesulitan menyanggah Carol, dengan segera Rico menganggukkan kepalanya. Kaleid masuk terlebih dahulu dan menunggu Rico menuntun Carol hingga ke depan nya, dengan perlahan Kaleid mengambil alih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN