Ahya PoV "Sepi," ucapku lemah saat melihat Musholla itu. Biasanya aku melihat Faisal di sana, tapi kali ini, dia tidak ada di sana. Aku hanya tersenyum kecut mengetahui Faisal lupa kalau zuhur udah masuk. Aku bergegas memgambil air wudhu. Setelah berwudhu, aku pergi ke dalam Musholla dan mengambil mikropon. Aku menyetel suara mikropon itu dan tak lupa mengubah pengaturan suara ke speaker luar. "Kak Ahya!" teriak suara perempuan dari atas. Aku menolehkan kepalaku ke atas dan melihat Anisa Liana disana. Dia melambai-lambai ke arahku. Aku hanya menatapnya dingin, lalu memalingkan pandanganku. Tiba-tiba, pak Abdullah masuk dan berkata kepadaku, "cepat adzan!" Aku mengangguk dan mengangkat mikropon ke arah mulut ku. Lia PoV Setelah adzan selesai. Aku yang sudah berada di barisan paling d

