Bab 11

466 Kata

Lia PoV Sangat mengejutkan bagiku untuk melihat diriku terbaring disini. Seingatku, aku akan jatuh ke lantai terakhir aku sadar. "Lia, kamu ini, kenapa gak bilang-bilang kalau datang!" kata Luna ketus. "Maaf Lun, sudah lelah soalnya. Masih mau datang soalnya diundang," jawabku dengan senyum tipis. "Baiklah, kalau anda sudah tidak apa-apa, saya permisi dulu," ucap seorang bapak berpakaian mewah CEO. Mungkin dia bapak Aliyah, batinku. Aku melihat beliau pergi membawa seorang anak laki-laki ke dalam gedung, yang sepertinya ku kenal. Sementara itu, seorang siswa yang sepertinya senior dari ku pergi kembali ke dalam gedung juga. Aku berusaha untuk bangun dengan bantuan teman-temanku. "Makasih banyak," ucapku lirih. Luna memberiku segelas air. Aku langsung meminumnya. *** Aku masih meny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN