Ayu Kritis

1164 Kata

Bard mendorong Nadia yang tengah duduk manis di kursi roda masuk ke dalam rumah. Mereka baru saja menabur bunga dan berdoa untuk mendiang anak mereka. Nadia sudah menerima kematian anak mereka. Nadia bilang, walau Ayu tidak menembak nya waktu itu. Ia tetap akan kehilangan anak mereka. Karena kematian sudah di tulis kapan waktu nya. Orang orang hanya harus berbuat hal hal baik sembari menunggu kapan waktu kematian mereka datang. Mauren? wanita itu juga perlahan menerima kematian cucu nya. Karena Nadia, Briana dan El terus menasihati nya. Namun Mauren masih menaruh dendam pada Ayu. Wanita itu bahkan selalu mengumpat untuk Ayu jika teringat wanita itu. Nadia sudah baik baik saja, hanya saja belum di saran kan untuk berjalan untuk beberapa hari ke depan. Bard sendiri selalu absen ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN