Gimana sih rasanya kamu yang jadi anak kedua? Maksudnya kamu yang tertulis di catatan sipil sebagai anak pertama, secara mendadak jadi anak kedua. Semacam, salah satu dari orangtuamu pernah punya kisah pilu di masa lalu; pernikahan yang gagal. Dan hadir kamu dalam pernikahan yang baru, bersama orang baru. Rasanya nyesek. Ini murni bukan maunya kamu yang terlahir sebagai anak kedua atau anak yang harus lahir terakhir setelah saudara-saudaramu. Bukan! Bisa di bilang ini takdir. Kan kejam karena kamu bukan anak pertama dan pantas jika kamu bukanlah sebuah prioritas. Rasanya pasti berbeda. Ada yang merasa di manjakan, ada yang merasa di sisihkan, dan bahkan ada yang merasa tidak dianggap. Ada loh semacam rasa di mana kita di beda-bedakan seperti itu. Ya mau gimana lagi, kan? Protes?

