24. The Ex

1911 Kata

Moko terbangun di tengah malam dan terhenyak ketika tak mendapati sang istri di sebelahnya. Meskipun masih berat untuk membuka kedua mata, namun Moko memaksakan diri untuk bangkit dari tempat tidur dan mencari keberadaan sang istri. Tak menemukan istrinya balkon ataupun kamar mandi, ternyata Moko menemukan Risa sedang terduduk diam dalam kegelapan di meja dapur mereka. Tengah melamun sambil mengaduk sereal gandum juga dalam keadaan … menangis. “Sayang kamu kenapa?” Perlahan Moko mengusap punggung Risa yang tengah duduk membelakanginya. Mendadak saja perasaannya tak enak karena melihat istrinya murung seperti ini. Menyadari Moko yang bangun dan menyusulnya ke dapur, cepat-cepat Risa menghapus air mata dengan lengan bajunya. Lantas menoleh dan melemparkan cengiran lebar berharap Moko tak m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN