39. Memaafkan Bukan Melupakan

1906 Kata

“Beneran ini adiknya Moko?” tanya Neni begitu mendengar cerita dari putri sulungnya. “Beneran, Ma. Awalnya aku juga kaget loh, karena tau-tau udah segede ini, cantik lagi kayak bule.” sahut Risa meyakinkan sang mama. “Bule KW super kak,” sela Ella lantas tersipu. “Astaga nak, Monica. Tante dulu terakhir ketemu kamu waktu kamu belum bisa jalan loh.” Neni bangkit dari duduknya lantas memeluk erat Ella yang hari ini diajak berkunjung ke rumah orang tua Risa. “Sehat kamu Monic?” “Panggilannya sekarang Ella, Ma.” Risa menyahut lagi. “Ooh … udah ganti ya?” Neni mengurai pelukannya lantas bertanya pada Ella. “Ella, diambil dari nama tengah aja kok, Tante.” jawab Ella tersenyum tipis. “Di sana jarang ada yang panggil Monic lagi.” “Ayo, ayo masuk ke ruang tengah aja dulu. Tante mau denger ba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN