19. Teman Hidup

1942 Kata

Risa mengerjapkan mata pelan mencoba mengumpulkan kesadaran. Entah sudah tertidur berapa lama, tapi sekujur tubuhnya terasa lelah tak berdaya setelah aktivitas panasnya semalam dengan sang suami. Sedikit menoleh ke belakang, ia mendapati sebuah wajah yang bertengger dengan santainya di bahu mulus Risa yang hanya tertutup seutas tali tipis tanktopnya. Wajah Risa merona seketika tatkala mengingat kejadian semalam. Entah apa yang merasukinya hingga tanpa sadar ia mendesah berkali-kali saat semua sentuhan sang suami membuatnya mengejang didera gulungan kenikmatan. Dan itu semua dilakukan dengan penuh cinta oleh Moko, sahabatnya sendiri. Ketika hubungan keduanya masih benar-benar sebatas persahabatan belaka, Moko dan Risa juga pernah beberapa tidur bersama. Benar-benar hanya tidur semata, tan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN