Kritis

1217 Kata

Siska menangis tersedu-sedu, "Mamah jahat..," ucap Siska yang menangis Sementara bu Riska berdiri di depan pintu kamar Siska, "Maafkan mamah nak, tolong jangan mengulangi kesalahan mamah di masalalu," ucap bu Riska dalam hati *** Malam yang sunyi, kondisi Riana sudah semakin memburuk. Dokter Erlangga tidak bisa melakukan apa-apa terkait kondisi Riana, karena kenyataanya semua yang dokter Erlangga lakukan akan sia-sia. Mengingat kondisi tubuh Riana yang sudah lebih dari sepuluh tahu menggunakan obat-obatan yang perlahan merusak jantung dan organ tubuh lainnya, "Nafa istirahatlah, saya yang akan menjaganya malam ini," ucap dokter Erlangga yang masuk kedalam kamar rawat Riana "Tapi dok," ucap Nafa yang menatap dokter Erlangga "Tidak apa-apa, keluarganya akan saya persilahkan masuk. Le

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN