''Kakek ....'' Diego berjalan dengan cepat ke arah kakeknya. Setelah sekian tahun tak bertemu, kini tiba waktunya kakek dan cucunya menyatukan rindu. ''Temui dia dan obati segala kerinduan. Sekian tahun hidup tanpa adanya saudara membuat aku merasa sedih setiap melihat ketabahan,'' ucap Raus. ''Iya Raus. Aku nyaris tidak mengenali wajahnya. Rambutnya yang hitam, kini telah memutih. Kakek melewati masa tuu di tempat pengasingan ini,'' sahut Diego. Diego sudah berada di dekat kakeknya. Matanya berkaca-kaca menumpuk kerinduan dan kebahagian atas perjumpaan. Tubuhnya dulu masih gagah dan kokoh tapi sekarang sudah tua dan sedikit bungkuk. Usia Profesor sudah sangat tua dan wajar jika raganya juka ikut rapuh. ''Diego ....'' ''Kakek aku merindukan mu. kenapa tidak mengunjungi Diego?'' ''L

