Seira masih duduk terdiam di teras depan rumahnya. Kepergian kedua orang tuanya beberapa menit yang lalu membuatnya tidak bisa berikir banyak. Adrian sama sekali tidak menjawab teleponnya. Seira memutuskan mengirim pesan berharap Adrian membacanya dan segera menemuinya. Seira merasa putus asa dan tidak bisa berbuat banyak. Lelaki yang ia harapkan bisa menolongnya di depan kedua orantuanya tidak muncul. Sebuah mobil datang memasuki halaman rumah Seira. Seseorang yang ia harapkan kemunculannya beberapa jam yang lalu akhirnya muncul. Lelaki itu keluar dengan tergesa-gesa. Ia menghampiri Seira yang tengah duduk terdiam. Membaca pesan Seira membuat Adrian bergegas menemui Seira. Wanita cantik itu terlihat duduk di teras dengan pandangan kosong. “Seira maaf, tadi ponselku ketinggalan saat pe

