Adrian masih merasakan perih di bagian sudut bibirnya. Semalam ia berusaha mengompres bagian wajahnya yang lebam akibat pukulan Adrian. Namun sudut bibirnya masih terasa perih. Lelaki itu sengaja tidak pulang ke rumah agar tidak membuat Mama dan putrinya khawatir karena melihat keadaannya. Pikirannya masih tidak bisa tenang karena memikirkan Seira. Melihatnya dengan penuh kekhawatiran membuatnya tidak tenang. Sikap Aldo yang terlihat sangat licik baginya membuat Adrian tidak tenang jika sesuatu terjadi pada Seira. “Hei, apa yang terjadi dengan wajah tampanmu itu?” Kevin datang dan langsung duduk di depan Adrian. Ia melihat sekeliling ruangan yang terasa lengang. Ada hal yang terasa berbeda. Ruangan yang biasanya terlihat seorang wanita kini tidak ada siapa pun di sana. “Diam kamu! Ini

