“Lia… Kesambet apa mereka mau bicara di depan public?” Tanya Ana, dia tak berhenti terheran-heran dengan kelakuan mantan kekasihnya dengan kekasih barunya. Ana hanya bisa menggelengkan keoalanya tak percaya. “Tapi, yang lebih buat aku curiga adalah Jane, kenapa dia malah membelanya?” gumam Ana lirih. Lia melirik kea rah Ana kesekian detik, diahanya diam, sembari menatap kea rah Tv. Memperhatikan bagaimana Jane begitu peduli dengan Lia. “Oh, Ya! Apa Edward dan Ira masih berhubungan?” Tanya Ana penasaran. “Aku dengar-dengar dari gosip yang beredar. Jika mereka itu sudah putus.” Kata Lia. Kedua bola mata hitam itu masih focus pada layar tv di depannya. Spontan Ana menggerkkan kepalanya, menoleh ke arah Lia. “Putus?” Tanya Ana memastikan. “Kamu tidak bohong, kan?” lanjut Ana semakin pe

