Malam Pertama

1115 Kata

“Senengnya ya, bisa dinner ramai-ramai sama menantu kesayangan dan besan juga,” celetuk Wanda ketika sedang menikmati makan malam bersama di kediaman Altezza. “Apalagi menunya menggugah selera, dimasak langsung sama chef handal yang sengaja didatangkan dari resto Pak Al, jadi tambah semangat menikmati hidangan,” tambahnya. Di hadapan Wanda, Valerie menimpali. “Sebetulnya lebih menggugah selera lagi kalau Pak Rudi yang masak, tapi sayangnya beliau sedang ada urusan lain, jadi enggak bisa meng-handle jamuan untuk acara kita hari ini.” Tidak jauh dari meja makan, di balik tembok penyekat antara dapur dengan ruang makan, tanpa sengaja Zashi mendengar apa yang dikatakan Valerie. Perkataan istri Altezza terdengar biasa saja, tetapi berhasil menusuk hatinya secara perlahan. Gana mengangguk-ang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN