Enggak Bisa Dibiarin

1139 Kata

“Saya mau bicara berdua aja sama Vey.” Rey kembali menegaskan begitu Vey dan Kenan berdiri di hadapan. Mereka bertemu di taman, tempat terbuka yang jauh dari bau makanan, tempat yang diinginkan Vey setelah mengikuti saran Kenan untuk menemui Rey supaya Vey tidak mual karena harus menghidu aroma makanan yang mungkin saja dia tidak suka. Meski kadar mualnya sudah berkurang, tetapi bagi perempuan itu, tidak ada salahnya untuk berjaga-jaga. “Biarin Kenan di sini. Dia suami aku.” Vey mengeratkan genggaman jemarinya yang saling bertaut dengan jemari Kenan. “Om denger, kan? Di mana ada Vey, di situ ada aku.” Kenan menambahkan. “Kalau keberatan aku di sini, anggap aja seolah-olah aku enggak ada. Jadi Om tetap bisa bebas bicara apa aja sama istri aku.” Dalam hati Rey kesal. Namun, dia mengerti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN