Sore ini Faris sengaja menunggu Amanda di lobi tempat kerja Amanda. Faris sudah lama ingin bicara berdua dengan Amanda. Amanda sedikit gugup saat bertemu dengan Faris. Khawatir jika akan menyakiti perasannya. "Kak Faris." Faris berbalik dan tersenyum melihat Amanda di depannya. "Amanda." "Ada perlu apa, Kak?" "Hanya ingin bertemu saja denganmu." Faris dan Amanda berjalan ke Cafe tepat di sebelah tempat kerja Amanda. "Mand, apakah kamu mencintai Bara?" Amanda terkesiap dengan pertanyaan Faris. Antara menjawab jujur atau tidak. "Kenapa Kak Faris bertanya seperti itu?" "Kakak mengerti apa yang kamu pikirkan, kamu menyukai Bara kan? Kakak mengerti kok, cinta memang tak bisa dipaksakan." Faris mencoba untuk tegar meski hatinya sedang goyah. "Iya, Kak. Maafkan Amanda sudah membuat Kaka

