Bara menghindari kontak mata dengan Amanda. Bara berbalik dan segera menuju ke ruang direktur. Amanda menatap punggung Bara yang semakin menjauh. Entahlah, perasaannya tidak rela jika Bara menjauhinya. "Bolehkah aku memintamu untuk jangan pergi?" gumam Amanda yang tidak mampu mengucapkan. Amanda beralih keruang kerjanya, duduk dan memijit pelipisnya. Merasakan dua cinta yang begitu mendalam disaat dirinya belum ingin menjalin hubungan dengan orang lain. Drtt Drtt. Panggilan dari mantan mertua, Amanda merasa malas sekali untuk menerima panggilan darinya. Namun dengan sangat terpaksa dia menerima panggilan masuk dari mantan mertua. "Iya, Tante. Ada apa?" Amanda mencoba bersikap lembut meski hatinya terasa gemas sekali dengan sikap mantan ibu mertuanya. "...." "Apa? seratus juta?" Amand

