POV RICHARD Suara tangisan terdengar memilukan dari Viona di kamar ini setelah menyaksikan James pergi di bawa pergi oleh Dave. Wanita itu menekuk lututnya di lantai sambil berteriak memusingkan kepalaku. Dalam keadaan demam pun dia masih punya tenaga untuk meraung seperti itu. Dia berdiri dan menghampiriku yang masih menatapnya datar. Viona memukul-mukul dadaku pelan melampiaskan kemarahannya dan aku tidak membalasnya. Matanya merah akibat menangis suaranya sudah parau. "Dasar pria dingin yang tak punya hati! Kenapa kau berani memukul ayahku, Hah? Aku sudah memilihmu dan mengecewakan ayahku. Apa kau sudah puas?" Teriaknya marah melototkan matanya seolah hanya kemarahan yang ada di matanya. Setelah berkali-kali memukul dadaku, aku memegang kedua tangannya, lalu mendekatkan wajahku ke

