35. Romantis, Tampan, dan Perkasa

1019 Kata

"Berhenti di situ, Aka!" teriak Shan tanpa menurunkan laju larinya. "Sorry, aku mau istirahat. Aku pusing menghadapi setumpuk pekerjaan yang kau tinggal," sahut Akara sebelum masuk ke kamar dan mengunci pintu. "Sial!" Shan mengumpat kesal melihat tidak ada kesempatan untuk memberi adiknya pelajaran, "Buka pintunya, Aka!" lanjut Shan sambil memukul-mukul pintu. Shan tidak boleh membiarkan adiknya tinggal di rumahnya. Kalau sampai apa yang Akara katakan benar tentang niatnya bagaimana? Namun, hal yang paling ia takutkan adalah di mana Izora tertarik dengan adiknya dan menerima tawaran gila itu. "Tidak boleh. Ini tidak bisa dibiarkan." Shan mengepal tangan bertekad, "Mau buka pintunya atau mau ku dobrak?!" imbuhnya mengancam. Entah apa yang sedang Akara lakukan di dalam. Pria itu sama se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN