100. Rencana Pernikahan

1026 Kata

Aditya menelan salivanya dengan susah payah saat ini. Santika mendadak ikut bergabung bersama mereka di restoran ini. Restoran yang dipilih Aditya sangat jauh dari keramaian. Entah bagaimana Santika menemukan mereka semua. "Maaf, saya lancang ikut bergabung. Saya sudah dengar semua tadi." Santika tersenyum santai seolah tidak masalah jika sang anak kembali menikah. "Perkenalkan, saya Santika. Mama dari Aditya," kata Santika memperkenalkan diri pada Hima. Hima tampak mengembuskan napas panjang. Ia tidak tahu harus bersikap bagaimana pada calon besannya itu. Mereka belum pernah bertemu sebelumnya. Aditya menatap tajam ke arah sang mama. "Mama, ngapain sih!" Aditya tidak suka dengan kedatangan Santika saat ini. "Mumpung ada Mama kamu, kita bisa bahas masalah pernikahan ini," kata Hima men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN