Sashi hanya tersenyum melihat kebodohan Santika saat ini. Sang mertua tidak tahu saja jika Sultan punya rekaman yang dikatakan tadi. Sashi lantas mendekati sang mertua. Wajahnya tidak menunjukkan amarah sedikit pun. "Mama tahu, aku juga punya rekaman itu." Ucapan Sashi membuat Santika mundur beberapa langkah. "Sabar aku kirimkan ke nomor ponsel Mama. Belum ganti 'kan? Ingat, Ma, polisi juga sedang menyelidiki masalah ini. Om Agung sebagai tersangka pelaku pembunuhan Bu Mirna. Bisa saja, Mama juga ikut terseret masalah ini," lanjut Sashi sambil merogoh ponselnya. Sashi menatap wajah Santika yang mendadak berubah. Ia merasa sangat puas bisa memberi pelajaran pada sang mertua. Sashi tidak punya rekaman itu. Sultan-lah yang menyimpan semua bukti kejahatan Santika pada anak sambungnya itu. "

