Mulai Curiga

1423 Kata

Di studio, Rea tampak santai mengetik sesuatu di laptopnya. Senyumnya mengembang, pertanda hatinya sedang dalam suasana riang. Dimas yang baru saja masuk pun heran. Gadis itu semalam baru saja melihat foto Dito dengan Tissa. Akan tetapi, kenapa dia tak sedih? Atau paling tidak cemberut. Dimas meletakkan tas di mejanya. Matanya tak pernah lepas dari sosok Rea. Bahkan, gadis yang diperhatikan sejak tadi itu seakan-akan tak peduli. Ah, dia terlalu fokus pada layar laptop, sehingga tak menyadari kehadiran Dimas. "Ehem!" Dimas berdeham, membuat Rea kaget dan langsung menatapnya. "Sejak kapan lo di situ?" tanya Rea heran. "Saking asyiknya ngelamun, sampe nggak sadar ada yang datang." Rea menutup mulutnya, tertawa malu-malu. "Lagi chat sama teman lama," jawab Rea kemudian. Dimas ber-oh ri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN