31. Rahasia

1241 Kata

El kebingungan dengan mana yang akan dia pilih. Dany menatap el lekat dan berharap el memilihnya. "El cepatlah."ucap bu ratna tak sabaran. El pun menerima uluran tangan jo. "El."lirih dany menggelengkan kepalanya menolak keputusan el. Jo mengajak el untuk melangkah menuju altar. Air mata el terus menetes, dia masih belum yakin pada keputusannya. "Gue kecewa sama loe."ucap dany dingin. El pun menghentikan langkahnya, tubuhnya terasa kaku. El berfikir apakah keputusannya salah? Dany terlihat sangat marah. Walaupun ucapan simpel tapi sangat menusuk di hati el. Sedangkan ibu ratna terlihat sangat bahagia, el akhirnya memilih Jonatan. "Ayo kita pergi."ucap papah david. Dany dan om aidan pun mengikuti papah david. "David."ucap seseorang di ambang pintu. Dari suaranya orang itu terl

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN