El akhirnya ikut dengan dany ke makam mamanya. Saat bertemu tuan david, El merasa kikuk. Ya kali, habis dari aksinya semalam yang hampir mirip orang gila nangis lebay ternyata salah paham. El malu banget apalagi tuan david semalam ninggalin gitu aja. "Tumben kalem."ucap dany melihat el diam saja dari awal berangkat sampai depan pemakaman. "Menghormati."kilah El. Dany hanya mengedikan bahunya acuh dan turun dari mobil membawa bunga lavender. Papah david pun sama seperti dany, membawa bunga lavender. El hanya mengikuti saja di belakang. Mereka bertiga berhenti di sebuah makam yang terlihat bersih di tumbuhi rumput hijau yang di potong rapih. Terlihat sekali kalau makam ini sangat terawat. "Hello ma, dany datang lagi."ucap dany. "Dany sama papah bawain bunga kesukaan mama."sambung

