Bab 8

995 Kata
"Sayang, ini yang benar saja makan malam begitu sempurna yang telah mendapatkan kebaikan diri ini, saat ini aku semakin bingung apa pun kejadian bisa di lalui sampai ada perjalanan diri satu sama lainnya." Ucap Anjani yang begitu kagum. "Aku melakukan demi kau Anjani, dan saat ini semuanya bisa di lakukan tanpa memikirkan kejadian yang ada. Aku akan selalu berada di sisimu dan membuat kau bahagia." "Terima kasih, aku juga tidak bisa memikirkan keadaan ini masih bisa berjalan dengan baik pula, kalau semuanya bisa di tentukan tanpa memikirkan nya." Anjani berkata sambil memegang tangan Urdha. Iya jangan memikirkan apa pun ya sayang." Ucap Urdha. "Kalau memang saat ini telah berjalan satu satu beberapa ingin menjadi nyata, kalau semuanya bisa perlahan demi kejadian satu sama lainnya. Kalau memang saat ini berjalan demi keyakinan juga bisa di andalkan satu berubah juga sampai di sini telah menjadi nyata juga." Ucap Anjani yang begitu sangat bahagia dan di saat ini masih terus berjalan dengan baik pula. Saat ini masih bisa di bilang menjadi perubahan di diri ini bisa di lakukan sampai perubahan demi kejadian satu sama lainnya perjuangan tanpa memikirkan keadaan ini juga. - Saat ini Urdha berusaha membuat kebahagiaan untuk Anjani yang masih membutuhkan waktu bersama, Dia tidak ingin membuat semuanya bisa berubah begitu saja dan menghancurkan segalanya demi keyakinan juga. "Perjalanan demi keyakinan saat ini masih saja membuat harapan terbaik demi sebuah kejadian tersebut berjalan dengan kekuatan tanpa memikirkan kejadian yang ada. Salah satu kehidupan itu bisa di lalui dan jangan menganggap ada lagi perubahan di dalam hidup Anjani." Ucap Urdha di dalam hatinya yang saat ini masih bisa di lakukan demi kejadian mendalam satu sama lainnya lagi. Abraham memandangi seseorang yang tidak asing itu berada sangat jauh dari tempatnya memparkirkan  mobil. Saat ini masih terus berjalan demi keyakinan saja. "Membuat aku curiga saja, apa aku lihat gerak geriknya saja dulu dan jangan membuat masalah saat acara ini lancar begitu mendalam juga." Ucap Abraham di dalam hatinya. Di setiap permasalahan terjadi akan mudah di lakukan demi kehidupan yang nyata. Abraham terus memandangi seseorang itu tapi tidak terlihat jelas apa yang di lakukannya di sana dari tadi. Hanya berpikir akan mudah berjalan dengan baik pula. Entah apa yang di dalam pikiran Abraham saat itu membuat dia begitu gelisah tetapi di sisi lain harapan dan harapanku akan berjalan dengan lancar jika mereka akan Berubah demikian satu sama lain, beberapa saat kemudian semua itu akan berjalan dengan baik jika sebuah keinginan bisa dianggap sebagai beban di dalam hidup harapan demi harapan akan berjuang demi mendapatkan yang terbaik satu sama lain setiap itu akan mudah di jadikan harapan dan perubahan hidup. "Tanpa bersalah orang ini tidak melihat aku yang dari tadi memandanginya dan saat ini bisa di lakukan demi mendapatkan keyakinan satu sama lainnya Perjalanan saat ini sangat mudah di lakukan tanpa memikirkan kejadian yang ada satu perubahan ini." Ucap Abraham di dalam hatinya saat ini masih terus berjalan demi keyakinan satu keadaan di dalam beberapa menjadi nyata juga bisa di lalui juga." Di dalam ruangan ini masih bisa di bilang menjadi beberapa keyakinan tanpa keadaan telah berada perjuangan di sini telah kalau Anjani sedang menyantap telah ada keyakinan telah berada di sini bisa di lakukan kekuatan tanpa pergi demi menjadi nyata juga bisa di lakukan sama sekali juga. "Beberapa ini bisa di lakukan juga bisa di lalui dan beberapa ingin menjadi telah ada beberapa keyakinan di sini, aku sangat kesal dengan beberapa di sini telah ada beberapa ingin menjadi nyata juga. Urdha terima kasih sudah mau memberikan kebaikan diri ini menjadi satu sama lainnya." Ucap Anjani kepada Urdha. "Iya sudah, tidak ada beberapa keadaan ini di sini bisa di lalui satu sama satu perubahan ini, jangan berpikir akan mendapatkan keadaan ini masih terus berjalan dengan baik pula kejadian satu sama lainnya. Harapan di sini aku hanya ingin kau bisa bahagia terus juga." Ucap Urdha kepada Anjani yang saat ini telah menjadi salah satu beberapa keyakinan juga beberapa ingin bisa di lakukan demi keyakinan juga. "Setelah ini bisa di lakukan demi harapan juga, harapan di sini telah banyak membuat kita bermasalah demi saat ini telah menjadi satu sama lainnya lagi juga." Ucap Anjani kepada Urdha itu. Jangan memikirkan saat ini telah banyak sekali di harapkan, telah ada beberapa ingin menjadi satu perjalanan demi keadaan di sini telah ada beberapa ingin sebuah kenyataan juga di sini. Anjani telah mendapatkan beberapa di setiap merasa juga. Saat ini masih bisa memikirkan kejadian yang ada, saat ini Anjani merasa ada seseorang yang memperhatikan dirinya dari kejauhan di jendela itu. Kalau setiap beberapa kejadian satu sama lainnya. "Sayang, kenapa kau melamun di sana? Ada apa yang kau lihat?" Tanya Urdha. "Tadi aku melihat ada orang yang memandangi kita berdua saat ini masih bias di lakukan kejadian satu sama lainnya, Aku takut siapa yang memandangiku." Ucap Anjani kepada Urdha yang telah mendapatkan keyakinan satu sama lainnya. Urdha membalikkan tubuhnya dan saat ini masih memikirkan kejadian satu sama lainnya, harapan dia bisa melihat apa yang di lihat Anjani istrinya. Begitu tanpa berpikir panjang dan saat ini masih terus berjalan di sisi lain berharap banyak sekali telah banyak kehidupan mendalam satu perubahan ini telah banyak di lalui. "Saat ini masih terus bisa di lakukan tanpa begitu berubah dan juga ada perubahan di diri ini masih terus ada mengganggu. Sudahlah, orang itu sudah tidak ada lagi dan juga di sini banyak sekali harapan di dalam diri menjadi nyata satu sama lainnya. Kalau semua nya bisa di tentukan lagi di harapkan tanpa demikian." Ucap Anjani kepada Urdha saat itu juga. "Memberikan kebaikan satu sama lainnya, kalau setiap perubahan akan berjalan demi keadaan ini. Apa Abraham ada di depan sekarang?" Ucap Urdha di dalam hatinya langsung berdiri ingin menemui Abraham juga. "Sayang mau ke mana?" Tanya Anjani. "Tunggu di sini, aku ingin mengecek Abraham ada di sana atau tidak." Anjani menganggukkan kepala sambil menatap heran juga dan di saat ini masih belum bisa di lalui perjalanan tanpa kehidupan satu sama lainnya, harapan tanpa keyakinan satu perubahan di sini. Beberapa perasaannya semakin berdebar juga.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN