SPESIAL PART (Hideaki POV)

420 Kata

Aku melihat Mu-chan menangis. Dalam mimpi panjangku, ia terisak begitu kuat, terdengar menahan sakit. Aku tidak berdaya. Tapi keputusanku pasti sudah tepat.    "Takeshi, dengar. Hiduplah untukku. Aku menginginkanmu hidup dengan jantung Arzhou." Istriku memeluk pria itu. Si b******k yang telah menghancurkan hidupku.    "Kirika, kenapa aku merasa kalah? Bocah itu telah membuatku berhutang budi."    Yakuza yang selalu angkuh dan sok hebat itu kini terlihat rapuh di mataku. Seperti sebuah mimpi, aku merasa senang meski telah mati. Semasa hidup, tidak pernah sekalipun aku bisa mengalahkannya. Ya, sungguh tragis.   Mereka berpelukan, mengabaikan tubuh tak kasat mataku yang tengah meringkuk tak rela. Tapi di detik berikutnya aku merasakan hal baru. Tak ada kecemburuan di hatiku. Justru se

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN