57. Gunung Padang

1091 Kata

Jenderal Baron baru saja meletakkan gagang telepon ketika Menteri Anuva masuk. Wajah perempuan itu menunjukkan ekspresi kekesalan yang berusaha dipendamnya. Dia langsung duduk di sofa, berusaha mengatur napas dan menegakkan punggung. Sepertinya dia akan meledak, tapi masih berusaha ditahan. “Ada berita dari Frontier VI?” tanyanya kemudian, seraya menatap Jenderal Baron yang tampak menunggunya menjadi stabil. “Kau dari rumah Kapten Eran, kan? Kontak dengan istrinya?” Menteri Anuva tidak mengangguk ataupun menggeleng. Masih menghela napas, membuat Jenderal Baron memahami bahwa urusan pribadi wanita di sofa itu dia tidak berhak tahu. Sepertinya urusan keluarga mulai terkuak dan dia tidak perlu ikut campur atau akan semakin menambah keruh suasana. “Kita harus memasang perimeter ganda di ra

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN