27. Kecelakaan Pesawat

1135 Kata

Jayen membuka mata, terbangun dari tidurnya seperti ada yang menyentaknya. Ternyata buku di pangkuannya jatuh. Dia menoleh dan tidak mendapati Eran di kursinya. Dengan cepat kesadarannya pulih dan teringat akan rencana yang disusunnya bersama Eran. Bagaimana mungkin dia bisa terlelap, sedangkan dia harus mengamati semua anggota saat Eran akan melempar kapsul di ruang kargo keluar dari pesawat. Jayen sontak berdiri dan menoleh ke belakang. Dia seorang diri, tak ada satupun anggota tim yang berada di kursinya. Panik, dia menuju ruang pilot. Pilot dan kopilot hanya menoleh ketika dia membuka pintu kabin. Dan dua pramugari sedang terlelap di ruang istirahat mereka. “Aku yakin, anak-anak sialan itu yang telah membuat aku dan dua pramugari ini terlelap.” Jayen bergegas menuju toilet. Membuka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN