43. Selamat Datang Nerm

1157 Kata

Ternyata menjadi seorang ayah itu lebih dahsyat dari jatuh cinta pada seorang gadis. Dadaku serasa hendak meledak ketika mendengar tangis pertama Nerm. Dokter mengijinkan aku menemani Cherry, memeluk kepalanya sembari membisikkan kalimat yang sama berulang-ulang bahwa aku mencintainya. Segala kebohongan aku tinggalkan, bahwa meski Alia masih ada di sudut hatiku yang terdalam, Cherry sudah menggantikan dia. Seutuhnya, terlebih dengan kehadiran Nerm. “Selamat datang, Nerm. Lama sekali, ke mana saja kau?” bisikku sembari mendekatkan Nerm yang berada di pelukanku, ke sebelah kepala Cherry. Kulihat air mata menderas dari sepasang mata indah Cherry. Beberapa orang mengatakan padaku, wanita bisa dilihat kecantikannya saat dia sedang hamil. Namun kecantikan luar biasanya adalah saat dia melahirk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN