49. Superman

1320 Kata

Keheningan di antara aku, Jenderal Baron dan Menteri Anuva tidak berlangsung lama, ketika pintu diketuk dan Jayen dipersilakan masuk. Save by bell. Dan wajah dua orang itu tampak lega karena berhasil mangkir dariku. Tapi bukan Kapten Eran namanya kalau tidak mendapatkan jawaban. Aku tidak suka pertanyaan yang menggantung tanpa jawaban. Akan membuatku menduga-duga dan menganalisa sendiri, dan aku tidak menyukainya tanpa data yang akurat. Let see. “Maaf, apa saya datang terlambat?” tanya Jayen sopan sembari mengangguk hormat pada dua orang di depanku, yang menurutku tidak layak mendapat penghormatan. “Duduklah Jayen,” ucap Jenderal Baron sembari menjabat tangan Jayen hangat dan erat. Bahkan sambil menepuk-nepuk lengan Jayen. Jayen juga mendapat senyum ramah Menteri Anuva. Akan kuberitahu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN