Duda cerai mati

1110 Kata

Makan malam berlalu tidak begitu buruk. Abim puas dengan makanan yang di masak oleh Gia, tapi hatinya masih tidak tenang. Saat ini Abim tengah mandi di dalam kamar mandi, dia masih memikirkan apa yang membuat hatinya tidak tenang.   Dia tidak fokus pada apa yang dia lakukan, sampai-sampai dia tidak membawa handuk saat masuk kamar mandi.   “Sayang, apa kau ada di luar saat ini?” tanya Abim.   “Ya, aku di sini. Ada apa?” tanya Gia lembut.   “Bisa kah ambilkan handuk?”   Tidak punya pikiran negatif, Gia pun mencarikan handuk bersih dan memberikan pada sang suami. Dia mengulurkan sedikit masuk ke dalam kamar mandi, tapi tidak di sangka Abim  menarik Gia masuk ke dalam kamar mandi.   “Ahhggg, Abaanngg.”   “Hehehe, Diam dulu, aku akan mendiin kam,u sekalian,” Abim langsung men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN