Tidak di terima

1060 Kata

Gia mengikuti Gina seperti dialah tamu di rumah ini, yang padahal dia adalah putri terakhir di rumah besar itu. Dalam sekejap dia menjadi irang asing di rumahnya sendiri, sedangkan Abim memang selalu menjadi menantu favorit di keluarganya. Jadi tidak heran jika orang tuanya memperlakukan Abim selayaknya dewa.   Gia duduk di ruang tamu selayaknya seorang tamu bersama dengan Abim yang masih setia menjawab pertanyaan ayahnya seputar pekerjaan. Sedangkan Gia hanya diam mematung dengan keadaan yang terasa sangat canggung ini.   “Maaf, aku mau pulang kalau aku tidak di terima di sini.” kata Gia yang jelas tidak bisa mengalihkan ayahnya dari perbincangan bisnisnya yang semakin maju pesat.   Abim mendengarkan, tapi dia tidak bisa mengalihkan pandangannya pada sang istri. Demi kesopanan pa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN