SELAMAT MEMBACA **** Dei baru saja pulang dari kantor, dia sangat lelah karena banyaknya pekerjaan hari ini. Dia merindukan putra kecilnya, malaikat kecil penyemangat hidupnya sekaligus pengobat lelahnya. Ketika baru saja menginjakkan kakinya di ruang tamu dia mendengar suara putranya, tertawa entah dengan siapa. Mungkin dengan pengasuhnya atau dengan opanya itulah yang di pikirkan Dei. “Mami sudah pulang?” Dei menghentikan kakinya saat melihat seorang pria duduk di sofa yang berada di ruang tamunya dengan posisi membelakanginya. Ada pula pemuda lain yang berdiri tak jauh dari sana. “Iya Nak, Nio sedang apa?” ucap Dei lagi. Dia berjalan kearah tempat putranya duduk. Namun tiba-tiba Dei terdian, tubuhnya serasa ingin jatuh ketika matanya melihat siapa yang tengah duduk di ruang tamu b

