S E L A M A T M E M B A C A * * * * * * * * * * * * * * * * * * Malah harinya Al datang bersama Adit ke rumah adiknya. Saat sampai disana, ternyata kedua orang tuanya sudah datang. “Papi Al…” Dava berlari menyambut kedatangan Al. Queen dan Sakti memang membahasakan putra mereka untuk memanggil Al dengan panggilan Papi Al. Mereka berharap, hal kecil seperti itu bisa membantu menghibur Al dan perlahan mengobati luka hatinya. Al tersenyum samar saat melihat Dava berlari menyambut kedatangannya. “Dava kira Papi tidak datang,” ucap Dava. Al mengacak pelan rambut keponakannya itu. Mana mungkin dia tidak datang, dia sangat menyayangi keponakan yang sudah dia anggap seperti putranya sendiri itu. Tidak mungkin dia melewatkan perayaan ulang tahun Dava. Meski Al sibuk, jika itu berkaitan d

