Wajah Ane berbinar senang karena kini sedang berada di dalam bus yang akan membawanya ke kota kelahirannya, Indramayu. Sudah hampir 5 jam lamanya dia duduk manis di kursi penumpang sambil memeluk Dipsy. Tatapan matanya tiada henti menelusuri pemandangan yang dilewati bus yang dinaikinya, dia sudah tak sabar ingin cepat-cepat sampai. Sedangkan Alcander, kondisinya sungguh menyedihkan. Wajahnya lesu dan pucat pasi. Hal ini disebabkan karena untuk pertama kalinya dalam hidup dia menaiki bus umum, terlebih perjalanan mereka sangat lama karena sempat terjebak macet di tol pantura. Alcander tak tahan dengan panas dan pengapnya udara di dalam bus. Terlebih bus itu sangat penuh hingga ada beberapa penumpang yang berdiri karena tidak kebagian kursi. Alcander kini sedang begitu tersiksa karena d

