Fasha VS Nara : Part 2

1853 Kata

Dina tiba di rumah sakit dengan tampang mendung. Akhirnya, ia mengalah pada Ardan dan menyetujui rencana Ardan untuk meminta maaf secara baik-baik pada Eza. Makanya ia datang ke rumah sakit sesiang ini tepat jam istirahat siang walau ia tak yakin Eza akan istirahat. Dokter seperti Eza, kadang di jam istirahat pun harus bekerja ketika datang pasien gawat darurat. Ya, begitu lah resiko dari pekerjaan. Wajar kalau dokter dan tenaga medis lainnya dituntut seperti itu. Karena apa? Karena kesehatan dan keselamatan pasien adalah prioritas utama bagi mereka. Sang resepsionis sudah bersiul-siul saat ia menanyakan keberadaan Eza. Ia hanya tersenyum tipis karena selama ini ia tak pernah menanyakan keberadaan lelaki itu pada orang lain. Biasanya ia menanyakannya secara langsung pada Eza. Tapi ia tak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN