Cara Terakhir

1624 Kata

Adit keluar dari mobil. Ia hendak berjalan masuk ke rumahnya tapi terusik dengan kehadiran Ardan. Lelaki itu sudah duduk santai di teras rumahnya, menunggu kepulangannya. Ardan tahu kabar Adit pulang dari Fasha. Sementara Fasha tak mau mengusik keduanya, jadi ia memilih untuk membawa masuk mobilnya. Tentu saja ada alasan dibalik pertemuan ini. Maksudnya, Ardan yang tiba-tiba datang untuk menemui Adit. "Udah lama?" "Baru," jawab Ardan pendek. Ia segera berdiri saat melihat Adit melewati pagar rumah dan kini membuka pintu rumah. Sedari tadi, Ardan menunggu di depan rumah Fasha juga Adit. Ia hanya duduk di atas motor kemudian baru bergerak ketika melihat mobil Fasha muncul. Ardan memerhatikan Adit yang sedang membuka pintu rumah. Ia menghela nafas. Sejujurnya, ia merasa kalau ada yang ber

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN