79_perubahan Marcus

1585 Kata

"lo udah makan?" Kamerun mendongak menatap Raja yang kini tengah berdiri didepan meja kerjanya. "Sebentar lagi!" Jawabnya anggun. Kamerun sengaja mengubah sikapnya lebih sopan dan anggun lagi, ia juga sedikit menjaga jarak dengan Raja meski pria itu selalu saja datang keruangannya, meski tidak mengobrol dengannya namun ia memilih untuk tidak ikut serta dalam percakapan mereka. "Merun makan yuk!" Tiba-tiba saja Siti masuk keruangannya dan mengajaknya untuk makan siang bersama tanpa tahu keberadaan Raja disana. "Eh! Maaf. Saya kira tidak ada orang lain." Raja hanya mengulas senyumnya dan mengangguk. "Ya sudah gue pergi dulu." Raja melangkah pergi sambil menepuk bahu Siti pelan. "Santai saja tidak perlu sungkan sama gue." Siti mengengguk canggung. Iya kali dia mau bicara lo-lo gue

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN