Sepuluh

1472 Kata

Biasanya jika sudah berkutat dengan pekerjaannya, Raina akan mengabaikan sekitarnya dan hanya fokus menyelesaikan desainnya, apalagi jika mendapatkan inspirasi dan seharusnya di bulan pertama masuk kerja otak Raina masih segar karena baru saja liburan. Tetapi hari ini pengecualian, Raina memang sibuk menarik garis pada buku sketsanya tetapi helaan napasnya terdengar berat, beberapa kali Oliv mendapati sahabat seperjuangannya itu melirik jam dengan tidak sabaran. “Lo ada masalah? Gelisah amat,” tanya Olivia yang jengah melihat kegelisahan Raina. Di kubikelnya hanya mereka berdua. Sada dan Meta sedang bertemu klien di luar. “Gak apa-apa,” jawab Raina, malas. Tadi pagi dia terpaksa meninggalkan tante Nada sendirian di rumah sakit karena mbak Violett yang menelepon dan menyuruhnya sege

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN