Episode 1

457 Kata
 Bab 1 Malam yang terasa begitu panjang bagi ku juga istriku peluh yang sudah membasahi sekujur tubuh kami menjadi saksi indah nyh cinta kami malam ini... Dengan napas memburu ku ciumi setiap inci tubuh istriku kerinduan yg begitu dalam ku pendam selama ini ku tumpah kan sampai sampai istriku mengerang geli juga nikmat yg ku ciptakan pada nyh begitu dahsyat juga indah baginyah,,, Ku lumat bibir nyh yg merah yang terasa sangat manis melebihi madu membuat ku candu yang kian tidak terbendung lagi Ku ciumi leharnyh yg pitih mulus dan meminggal kn kiskmark (tanda kepemilikan) dan pindah lgi ku ciumi gundukan kenyal yg dari awal k remas tidak ku lepas kan sedikitpun Sudah puas ku ciumi ku jilati p****g susunyah dan ku menyusu seperti bayi yg ke hausan dahaga tiada terperi... Dan ku menyusu tngan yg satu nyh beralih k organ intim istriku yang sudah basah dan makin membuat rintihan juga desahan indah yang makin menggebu juga bergejolak d dadaku Sambil ku lumat2 gundukan kenyal istriku bergantian sambil ku main kan Juga jari ku nakal masuk k dlmorgan intimnyh mengocok nyh lmbut,,,membuat menggeliat nikmat bagi istriku dan berteriak juga menegank membuat nyh pelepasan pertama yank menyungging kn seulas senyum mamis d wajah nyh Aku pun tidak membiar kan nyh selesai dan membangkit kn gairah nyh kembali dengan ku kecup bibir nyh lmbut ku lumat lagi smbil ku remas gundukan kenyal milik istriku lagi dan ku ciumi jga k isap kmbali dan membuat istriku b*******h kembali... Dan ku lebar kn paha istriku ku jilat dan ku lumat rakus sampai dia benar benar sabgat gairah lagi dan tak samggup menahan nyh meminta mwmasuk kan junior ku k lubank kenikmatan nyh... "Abang ouh aku lemas ssssst bang aghh.. Iyah sayang tapi abang kan belum baru juga awal sayang Iyah sssst aghh tapi percepat lah aku sudah gak tahan bang aouh aghhh Aku pun melebar kn paha instriku dan bersiap siap memasukan junior ku k lubang kenikmatan nyh dan bllus aghh sayangggg Kami sudah tidak bisa berkara apa apa lagi hanya deru nafas kami saja yg terdengar makin memburu Bang lebih cepat ouh abanggggg Boleh sayang ituh yang abang suka dari istri abang ini ak bisa santai tapi lbh senang tancap gas ajah yah hehhh Dan ku percepat ritme genjotanku yg semkin lama makin cepat yang membuat istriku menjerit melengking karna saking nikmat nyh dan saat ak mau organsme istriku mencengkram bahuku dengan kuat dan berteriak puas ak pun tidak lma membuank cairan hangat d rahim nyh dan kami hanya bisa merasakan kebagagiaan tak terkira Makasih sayang sambil k usap pucuk rambut nyh juga ku cium kening nyh Ak menarik selimut menutupi badan kami yg tidak berbusana dan tertidur pulas mengantar kan kami ke dalam mimpi kami masing masing Bersambung
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN